Nama : Fitria Shinta Dewi
Kelas : 3EA13
NPM : 13213551
Fenomena Alam yang Terjadi di Atmosfer
Gejala optik yang seringkali muncul pada atmosfer terutama
pada lapisan troposfer, antara lain sebagai berikut.
1. Pelangi, yaitu suatu bentuk setengah lingkaran
(lengkungan) di udara yang terdiri atas spektrum warna yang terjadi ketika
sinar matahari mengenai partikel-partikel air di udara. Partikel-partikel air
tersebut berupa uap atau titik-titik air yang tipis dan tembus pandang yang
berfungsi sebagai prisma yang memantulkan (refleksi) dan membiaskan (refraksi)
spektrum warna yang terdapat pada cahaya matahari.
2. Aurora, yaitu suatu gejala dalam bentuk cahaya yang
sering tampak di sekitar kutub utara dan selatan bumi. Aurora terbentuk jika
partikel- partikel bermuatan listrik dari sun spots (bintik-bintik matahari) mengalir
ke arah bumi tertarik oleh gaya geomagnetik utara dan selatan bumi. Aurora di
sekitar kutub utara disebut Aurora Borealis (Cahaya Utara), sedangkan aurora di
kutub selatan disebut Aurora Australis (Cahaya Selatan).
3. Kilat adalah aliran atau loncatan listrik dalam bentuk
cahaya (sinar) di antara dua awan atau antara awan dengan bumi yang bermuatan listrik
berlawanan.
4. Fatamorgana, yaitu ilusi optik akibat pembiasan sinar
matahari oleh udara dengan tingkat kerapatannya berbeda. Fatamorgana biasanya
berupa kenampakan genangan air di tengah padang pasir atau di permukaan jalan
beraspal yang terkena panas terik matahari.
Kenampakan itu sebenarnya hanyalah sinar matahari yang
dibiaskan oleh massa udara dengan kerapatannya yang renggang. Pada umumnya
terbentuk pada permukaan padang pasir atau jalan beraspal dibandingkan dengan
kerapatan udara di sekitarnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar